Perkembangan Kursi Roda Manual Hingga Berbasis Android

pexels-photo-93822

Sejarah Awal Kursi Roda

Kursi roda adalah alat bantu yang digunakan oleh orang yang mengalami kesulitan berjalan menggunakan kaki, baik dikarenakan oleh penyakit, cedera, maupun cacat. Alat ini bisa digerakkan dengan didorong oleh pihak lain, digerakkan dengan menggunakan tangan, atau digerakkan dengan menggunakan mesin otomatis. Diperkirakan konsep pertama dari sebuah kursi roda telah diciptakan lebih dari 6.000 tahun yang lalu.

Bukti bahwa evolusi pemikiran manusia mampu mengatasi keterbatasan fisik manusia telah terpaparkan dengan adanya sebuah penemuan benda sebagai pembantu manusia dalam berjalan yaitu kursi roda. Kursi roda untuk pertama kalinya berbentuk ide berdasarkan fungsinya telah nampak sejak tahun 4000 sebelum masehi. Adalah di dataran Mediterania daerah Basin bagian timur yang diduga sebagai cikal bakal ditemukannya kursi roda.

Sebagian pihak menganggap penemuan itu bukanlah penemuan kursi roda dan mereka berargumen itu hanyalah penemuan tentang sebuah furnitur yang bergerak. Bila ditelaah lebih jauh lagi, maka kita seharusnya mengakui penemuan di Mediterania ini sebagai awal adanya ide dasar dari kursi roda. Penemuan tentang menaruh roda di bawah suatu benda memang tidak begitu fenomenal bagi pemikiran manusia, namun bila dibayangkan penemuan itu adanya di era yang sangat jauh akan sebuah ilmu pengetahuan. Beranjak dari pemikiran masyarakat Mediterania ini kursi roda menjadi hal yang baru bagi peradaban manusia dan mulai memodifikasi fungsi dari furnitur yang dilengkapi roda.

Perkembangan pada Masa Kini

Perkembangan kursi beroda semenjak nampak di dataran Mediterania ini terus berlanjut dari masa ke masa. Kursi roda kini bukanlah lagi tempat duduk para raja dan bangsawan seperti awal diketemukannya kursi roda. Kursi roda untuk kebanyakan orang cacat adalah alat medis yang utama untuk bekerja, bergerak dan melakukan segala macam aktivitas-aktivitasnya. Peralatan yang tidak ergonomi akan berdampak buruk pada penggunanya. Seperti halnya kursi, jika kursi roda yang digunakan tidak ergonomi maka akan menimbulkan gangguan kesehatan.

Saat ini, untuk mengantisipasi adanya ketidak serasian antara kursi dengan ukuran tubuh penggunanya maka alternatif pemecahannya adalah dengan penerapan kursi yang sesuai (ergonomis) dengan postur tubuh. Penerapan kursi roda yang ergonomis dapat mencegah lebih dini berbagai gangguan kesehatan, membentuk sikap tubuh yang benar (posisi duduk), mengurangi kelelahan, lebih berkonsentrasi, dan akhirnya secara keseluruhan akan dapat meningkatkan sumber daya manusia untuk lebih berkualitas baik dari segi derajat kesehatannya maupun pada peningkatan produktivitas dari pengguna kursi roda. 

Untuk yang akan  saya jabarkan disini merupakan perkembangan kursi roda di Indonesia.

Jenis Kursi Roda

  • Kursi Roda Manual
Adalah kursi roda yang digerakkan dengan tangan si pemakai kursi roda, merupakankursi roda yang biasa digunakan untuk semua kegiatan. Kursi roda seperti ini tidak dapat digunakan oleh penderita cacat yang mempunyai kecacatan ditangannya.
Hasil gambar untuk kursi roda manual
  • Kursi Roda Listrik 
Adalah kursi roda yang digerakkan dengan motor listrik yang biasanya digunakan untuk perjalanan jauh bagi penderita cacat atau bagi penderita cacat ganda sehingga tidak mampu untuk menjalankan sendiri kursi roda, untuk menjalankan kursi roda mereka cukup dengan menggunakan tuas seperti joystick untuk menjalankan maju, mengubah arah kursi roda belok kiri atau belok kanan dan untuk mengerem jalannya kursi roda. Biasanya kursi roda listrik dilengkapi dengan alat untuk mengisi ulang baterainya yang dapat langsung dimasukkan dalam stop kontak di rumah atau bangunan yang dikunjungi.
Hasil gambar untuk kursi roda listrik
  • Kursi Roda Sport 
Kursi roda manual untuk kegiatan olah raga, pada balapan kursi roda yang direncanakan untuk berjalan dengan cepat dibutuhkan upaya untuk meningkatkan kestabilan dengan menggunakan tambahan 1 roda didepan seperti trike (sepeda roda tiga). Merupakan perangkat yang umum ditemukan dalam pekan olah raga atau Olimpiade bagi penderita cacat.
Hasil gambar untuk kursi roda sport
  • Kursi Roda Berbasis Android 
Seiring berjalannya kemajuan zaman dengan pesatnya perkembangan teknologi yang melengkapi segala kemudahan bagi aktivitas manusia. Dilatarbelakangi dengan banyaknya masyarakat yang menggunakan Android dan smartphone, serta semakin tingginya kebutuhan alat transportasi yang dibutuhkan masyarakat, menuntun tiga siswa SMA swasta di Sidoarjo untuk mengembangkan inovasi teknologi berbasis Android pada kursi roda. Tiga pelajar SMA swasta di Sidoarjo itu antara lain adalah Satrio Adi, Lutfhiatul, dan Shafira. Mereka mengembangkan inovasi baru sekaligus berhasil menciptakan sebuah kursi roda multifungsi berbasis Android. Kursi roda tersebut bisa digunakan dan digerakkan melalui ponsel pintar.
Kursi roda yang diciptakan ketiga siswa itu diberi nama Robot Android System Orientation Sense Transportation atau Ansont. Robot tersebut merupakan salah satu inovasi transportasi unggulan bagi penderita dengan bantuan kursi roda. Penggunaan Ansont ini bisa digunakan berbagai kalangan. Pengguna cukup duduk di atas kursi roda. Nah, untuk menjalankan kursi tersebut bisa menggunakan sebuah ponsel berbasis android.
Ditinjau dari segi penggunaannya, robot transportasi dengan remote Android ini cukup mudah digunakan untuk berbagai kalangan. Pemakai cukup duduk di atas kursi robot, untuk kemudian menjalankannya dengan menggunakan Android yang sudah terkoneksi dengan rangkaian elektrik yang berhasil dirakit oleh penciptanya.

Sementara itu, dari segi pembuatannya, robot Ansont, atau robot transportasi yang dijalankan dengan media Android ini, menggunakan komponen elektronik yang sederhana, di antaranya driver motor, aki, dinamo, motodici, serta sejumlah kabel penghubung.

Rangkaian ini akan terkoneksi dengan rangkaian elektrik yang berhasil dirakit oleh penciptanya. Sementara, untuk komponen elektrik berupa drivemotor, aki, dinamo, motodici, serta sejumlah kabel penghubung. Kecepatan Ansont dapat melaju sekitar 12 kilometer perjam. Karena alat ini masih terbilang baru.
Hasil gambar untuk kursi roda berbasis android
Hasil gambar untuk kursi roda berbasis android
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s